Sejarah Nabi Yunus dan Keutamaan Doa Nabi Yunus

Ο χρήστης EVABARIKA™ στο Twitter: "RT untuk manfaat ramai orang. Baca 300  kali setiap hari.… "
source : twitter.com

Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah merupakan rukun iman yang keempat di dalam Islam. Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah artinya percaya bahwa Allah Subhana wa Ta’ala telah mengutus para Nabi dan Rasul ke tengah-tengah umat manusia dengan membawa wahyu sebagai petunjuk agar manusia menyembah kepada Allah Subhana wa Ta’ala, berjalan di atas jalan yang lurus yang tidak menyekutukan Allah dengan apapun.

Ada 25 Nabi dan Rasul yang harus diimani oleh seorang muslim, salah satunya adalah Nabis Yunus. Nabi Yunus alaihisalam sendiri  diutus oleh Allah subhana wa Ta’ala untuk mengajak penduduk kota Nainawi, yakni sebuah kita besar yang berada di negeri Mausul (Mosul) Irak beriman kepada Allah Subhana wa Ta’ala.

Akan tetapi, mereka menolak seruan Nabi Yunus dalan tetap di dalam kekafirannya. Akhirnya Nabi Yunus pun pergi meninggalkan mereka dalam keadaan marah sambil mengancam mereka bahwa dalam beberapa hari kedepan akan datang azab dari Allah akibat kemungkaran mereka.

Nabi Yunus pun pergi menaiki perahu bersama suatu kaum. Di tengah perjalanan, perahu oleng dan mereka pun ketakutan akan tenggelam karena keberatan penumpang.

Lalu diadakan undian untuk menentukan siapa yang akan dilemparkan ke dalam laut untuk meringangkan beban muatan perahu yang sedang oleng tersebut. Dan ternyata undian tersebut jatuh ke tangan Nabi Yunus hingga tiga kali.

Dengan terpaksa Nabi Yunus pun melucuti pakaiannya dan menceburkan diri ke dalam laut. Pada saat itu Allah Ta’ala memerintahkan kepada ikan paus dari laut hijau membelah lautan dan sampai di tempat Nabi Yunus, lalu menelannya saat Nabi Yunus menceburkan diri ke laut.

Allah subhana wa Ta’ala memerintahkan kepada ikan paus tersebut. “Janganlah kamu memakan secuil pun dari dagingnya, jangan pula mematahkan tulangnya, karena sesungguhnya Yunus itu bukanlah rezeki makananmu, melainkan perutmu Aku jadikan sebagai penjara buatnya.”

Ketika Nabi Yunus berada di dalam perut ikan, ia mengira bahwa dirinya sudah mati. Lalu ia gerakkan kepala serta kedua kakinya dan semua anggota tubuhnya, ternyata dirinya masih hidup. Lalu ia berdiri dan mengerjakan sholat di dalam perut ikan. Dan diantara doa yang diucapkan Nabi Yunus adalah : “Ya Tuhanku, aku jadikan untuk menyembahmu sebuah masjid di suatu tempat yang tidak dapat dicapai oleh seorang manusia pun.”

Keutamaan Doa Nabi Yunus

Doa Nabi Yunus merupakan ungkapan pengakuan seorang hamba atas dosa-dosa yang telah diperbuat sekaligus mengakui kekuatan Allah subhana wa Ta’ala sebagai Tuhan yang Maha Esa. Di dalam doa tersebut, terdapat beberapa keistimewaan. Diantaranya adalah pengakuan tauhid, percaya akan keagungan dan ke Maha Kuasaan Allah subhana wa Ta’ala. Dan permohonan ampunan kepada Allah Subhana wa Ta’ala.

Selain itu, seorang Muslim yang memanjatkan doa Nabi Yunus ini niscaya keinginannya akan dikabulkan oleh Allah Azza wa Jalla. Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda :

“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah : Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, inni kuntu minadz dzaalimiin.

Artinya : “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri dan aku termasuk golongan yang zalim.” Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. At-Tirimidzi).

Bukan hanya itu, orang membaca doa Nabi Yunus juga akan mendapat pahala orang yang mati syahid.

Dalam sebuah riwayat al-Hakim dari Sa’ad bin Abi Waqash disebutkan bahwa jika seseorang membaca doa ini 40 kali ketika sakit, lalu meninggal dunia, maka ia akan mendapat pahala orang yang mati syahid.

Leave a Comment